Posts by administrator
Kurangi Makan Mie Instant ya…
Ini artikel menarik dari detik, saya copy di sini sebagai pengingat diri sendiri dan keluarga yang memang hobi makan mie instant. Intinya, sayangi keluarga dan kurangi makan mie instant. Segala sesuatu yang instan memang tidak baik.
==============
Methylparaben jadi buah bibir terkait masalah pencekalan produk mi instan Indomie di Taiwan. Zat ini memang bermanfaat untuk mencegah pembusukan dan kontaminasi dari jamur dan bakteri sehingga produk tahan dalam beberapa jangka waktu.
Zat ini dikenal sebagai ester dari asam para-hidroksibenzoat yang bahan dasarnya dikembangkan dari asam organik dan alkohol. Walaupun paraben adalah produk alam, namun karena penggunaannya massal paraben diproduksi secara sintetis.
Meski Methylparaben bisa larut dalam air dan mudah diserap oleh saluran usus atau kulit tetap saja ada risiko jika penggunaannya berlebih.
Indonesia melalui Badan Pengawas Obat dan Makanan memberikan ambang batas aman untuk produk ini yang batas maksimum penggunaan diijinkan misalnya pada kecap adalah 250 mg/kg. Dalam makanan lain kecuali daging, ikan dan unggas, batas maksimum penggunaan adalah 1000 mg/kg.
Tapi menurut temuan yang dipublikasikan pada Journal of Applied Toxicology, penggunaan yang berlebihan dalam jangka waktu lama dapat membahayakan tubuh, karena Methylparaben tidak selalu dipecah dan dikeluarkan oleh tubuh.
Dilansir dari beberapa jurnal kesehatan yakni Journal of Applied Toxicology dan Journal of Reproductive Toxicology yang dikutip Selasa (12/10/2010), ada beberapa efek negatif kesehatan dari zat pengawet Methylparaben yang digunakan secara berlebihan:
1. Kanker payudara
Penggunaan Methylparaben secara berlebihan dan dalam jangka waktu lama dapat membahayakan tubuh. Zat pengawet yang tidak dipecah dan dikeluarkan tubuh dapat bertindak sebagai estrogen yang kemudian menumpuk di organ reproduksi. Pada perempuan, hal ini dapat memicu kanker payudara.
Berdasarkan hasil studi yang telah diterbitkan dalam Journal of Applied Toxicology pada tahun 2004, pada beberapa kasus kanker payudara ditemukan adanya sejumlah paraben pada jaringan kanker payudara yang di biopsi.
2. Infertilitas (ketidaksuburan) pada pria
Paraben menyerupai hormon estrogen pada wanita dalam tubuh. Menurut studi Januari 2009 yang diterbitkan dalam Journal of Reproductive Toxicology, penggunaan paraben secara berlebihan dapat menyebabkan kemandulan dan kanker prostat pada pria.
Studi tersebut melaporkan bahwa sifat estrogenik ringan pada bahan pengawet ini dapat mengubah kesehatan sel-sel di testis, yang pada gilirannya menyebabkan jumlah sperma lebih rendah dan potensi reproduksi berkurang.
3. Alergi
Pada sebagian orang yang sentisif terhadap Methylparaben dapat menyebabkan alergi. Orang yang alergi paraben bisa mengalami dermatitis dan iritasi kulit bila mengalami kontak dengan zat pengawet tersebut.
Meski hal ini tidak terjadi pada kebanyakan orang, beberapa individu yang rentan terhadap alergi kulit, eksim dan rosacea (kondisi kulit kronis yang ditandai dengan kemerahan) sebaiknya menghindari penggunaan produk dengan zat pengawet paraben.
4. Gangguan pencernaan
Penggunaan Methylparaben dalam dosis tinggi juga dapat menyebabkan gangguan pada saluran percernaan seperti asam lambung meningkat dan tukak lambung.
5. Gangguan pernapasan
Selain gangguan pencernaan, penggunaan Methylparaben dalam dosis tinggi juga dapat menyebabkan gangguan pada saluran pernapasan, seperti menyebabkan sakit tenggorokan, batuk dan kesulitan bernapas. (mer/ir)
Penahanan Ibu Prita Mulyasari merupakan yang terburuk dan memalukan dalam sejarah internet Indoensia
Akhirnya Ibu Prita Mulyasari yang tersandung kasus curhatnya soal keluhan layanan RS Omni Internasional ditangguhkan penahanannya dan menjalani tahanan kota pada Rabu (3/6). Pasti anak-anak Ibu Priska juga senang ya…..Ayska sih cuman mau berkomentar, entah menang atau kalah, RS Omni tetap akan merugi besar karena telah salah langkah menggugat email berisi keluhan seorang ibu…..Ssssst sekedar sharing aja nih, di lembar siaran pers RS Omni, mereka para pengacara yang membuat siaran pers itu tak tahu lho beda antara situs dengan email, dia bilang surat keluhan Ibu prita dikirim ke situs customercare@banksinarmas.com kekekekekek Ayska jadi sanksi nih apa para pihak yang bertikai di sini tahu soal email dan situs web? jangan2 gak punya alamat email hihi…prihatin deh….semoga rs lain tak mengikuti jejak memalukan seperti ini….Ayska sih dalam hal ini gak menyalahkan UU ITE yang sudah disyahkan, menurutku ini sih murni ketelodoran para pihak yang tak paham soal curhat via email…wong email itu wilayah private kok bukan public….kecuali situs web memang public (masalahnya, pengacara omni di siaran pers itu menyebut alamat email sebagai situs…….duh…..) Kasus ini merupakan yang terburuk dan memalukan dalam sejarah internet di Indoensia.
Akses internet dengan Indosat Broadband IM2
Sudah satu tahun keluarga Ayska.com menggunakan Indosat Broadband IM2. Bukannya apa-apa, tapi karena koneksi inilah yang pertama menawarkan koneksi 3G di areal Ciledug. Saya sempat mencoba berlangganan XL Broadband 3,5G, tapi hasilnya nihil, jangankan koneksi 3G, GPRS pun gak kuat ngangkat email di Gmail.
Sekarang terasa banget IM2 makin lambat dan benar-benar tak bisa diajak “bekerja”. Untuk memposting berita ini saja, butuh ekstra waktu karena koneksi yang semakin tak nyaman.
Di bawah ini statistik koneksi IM2 di Mahkota Simprug, Ciledug, Tangerang, tgl 15 Feb 2009:
Setelah merasakan koneksi IM2 yg lambat, pertanyaannya adalah lalu koneksi apa yang bisa diandalkan???
Saat ini saya berencana untuk pindah koneksi, ada dua alternatif mungkin yang bisa dijadikan pilihan: pertama adalah pake Telkomflash Broadband, saya cek telkomsel broadband 3G ini terdeteksi di modem HSDPA saya, jadi kemungkinan bisa jadi alternatif. Alternatif kedua adalah pake koneksi unlimited Indosat Broadband 3G yang menggunakan akses kartu Matrix. Masalahnya, Matrix menggunakan koneksi yang sama dengan Indosat IM2, jadi saya sudah bisa memperkirakan kecepatannya. Hanya, harganya memang menarik yaitu Rp 100.000 unlimited bandwidth.
So, kemungkinan pilihan tepat adalah telkomflash. Tapi saya yakin, seandainya koneksi ini bagus di awal, pasti di kemudian hari setelah usernya banyak, nasibnya akan kembali seperti IM2 yang lambaaaaaaaaat.
So, gembar-gembor soal broadband 3,5 G itu sebenarnya hanya isapan jempol belaka, kita hanya menjadi korban dari berbagai gimick iklan itu….
Akses internet pake kartu Axis
Tergoda untuk mencoba akses internet axis nih,
Nomor dial : *99***1#
Username: axis
Password: 123456
APN: axis
Dari tempat saya di Mahkota Simprug, Ciledug, jaringan yang terdeteksi adalah EDGE. Koneksinya lumayan gampang dan langsung blung…connected…tapi ya itu masih lambat dibanding IM3 nya Indosat. Tapi axis unggul karena:…..murah…hahahaa.
Hasil kecepatan koneksinya ada di sini :

Kecepatan akses internet axis di ciledug
Ulang Bulan Ayska
Tak terasa, Ayska udah satu bulan heheheheee…..udah naik 1 kg lebih beratnya….hmm pipinya itu lho…..
Kenapa memilih Cesar?
Jumat malam, 27 Des 2008, Mbak Cipi yang mendengar informasi kalau janin Ayska terbelit tali pusar langsung menelpon dengan nada panik. “Kenapa belum masuk rumah sakit? Udah ditanyakan ke dokter dampak belitan tali pusar itu? Aman ga bagi bayi? Melahirkan dengan cara cesar itu bukan berarti tidak bisa menjadi ibu yang baik lho….”
Kontrol pertama Ayska dan ibunya
Selasa, 6 Jan 2009, Ayska dan ibunya kontrol untuk pertama kalinya usai melahirkan di RS Sari Asih Ciledug. Ditemani simbah dari Balikpapan, seperti sebelumnya Ayska tenang-tenang saja tak menangis.
Pusar Ayska sudah pupak
Rabu 7 Jan 2009, pusar Ayska sudah pupak, alias puput…apa lagi ya istilahnya….Berarti sekitar 7 hari usia Ayska pusarnya sudah puput. Ada bayi yang puput pada usia tiga hari, lima hari, tujuh hari, bahkan sebulan. Jadi memang bervariasi.
Kuning pada bayi Ayska
Hari kedua kelahiran Ayska, tampak pada muka dan kaki Ayska berwarna kekuning-kuningan, juga pada mata Ayska memancarkan warna kuning. Kuning pada bayi ini pertama kali disampaikan oleh suster RS Sari Asih Ciledug. “Banyakin kasih ASI nya ya Bu, soalnya Dedek kulitnya warna kuning, tanda kurang cairan,” begitu kata Suster.
Beberapa hari setelahnya, kuning pada Ayska masih terlihat walau sudah berkurang. Untuk langkah amannya, saya meminta anak saya ditest darah. Maka, Ayska pun ditest darahnya. “Jauh sana Bu, jangan liatin ya nanti gak tega,” kata suster yang mau mengambil sample darah Ayska.
Beberapa jam kemudian, test darah Ayska sudah ada hasilnya. Tes billirubin namanya, untuk mengetahui kadar billirubin (maaf kalau salah ya, belum baca2 lagi soal billirubin nih). Kata suster, seperti manusia umumnya, setelah sel darah merah menyelesaikan tugasnya maka sel darah merah ini akan hancur. Pada bayi, hancurnya sel darah merah tak langsung bisa diatasi oleh hati karena fungsi hati belum maksimal.
Kadar billirubin Ayska 13,5 persen, masih normal sebenarnya tapi sudah termasuk tinggi. Kata suster, kadar normal pada 20 (satuannya apa ya? belum cek lagi hehehe). Kalau sudah kadar 20, bayi harus segera diatasi dokter. Jika sampai angka 20, kuning pada bayi sudah masuk level bahaya. Karena itu, jika bayi Anda berwarna kuning, terutama pada matanya juga ikut kuning, segeralah periksakan ke dokter, jangan dianggap remeh.
Untuk kadar 13,5, Ayska hanya mendapat puyer untuk diminumkan? Hah? bayi harus minum puyer? Sampai di rumah, untung ada kakak yang dari Pekalongan, seorang bidan, Tri Nafaroh namanya, yang akhirnya menangani pemberian puyer ini.
Ternyata, puyer itu hanya dikasih air sedikit sehingga membentuk bubur, kemudian disendoki dimasukkan ke mulut Ayska….nyam…nyam…nyam…di luar dugaan, Ayska sangat menyukainya….puyer ini merupakan makanan non-ASI pertama yang pernah dimakan Ayska.
Selain diberi puyer, setiap pagi antara pukul 07.00 sd 08.00, Ayska dijemur di bawah panas matahari yang hangat. Setelah satu minggu, kuning pada Ayska telah hilang. Alhamdulillah….
