Makanan favorit ibuku: daun katu!

Jan 5th, 2009 | By administrator | Category: Berita Pilihan, Tumbuh Kembang Ayska

Dalam masa-masa menyusui aku, ibuku harus bisa memberi air ASI yang tidak haya higienis tapi juga harus full. Maka, untuk mendukung produksi air ASI yang memadai, salah satu makanan favorit ibuku adalah sayur daun katu.

daun katu

daun katu

Tiap pagi, karena di depan rumahku juga ada tetangga yang sedang menyusui, ibuku selalu berebut daun katu di paman sayur yang lewat. Hehehehe biat paman yang jualan sayur, ditambah donk bawaan daun katunya. Yang masak daun katu ini simbah saya lho, dengan taburan garam, gorengan bawang merah, dll maka jadilah sayur daun katu yang menggiurkan. Kadang ditambah dengan gambas (ah apa ya bahasa lainnya? oyong?) dan bayam sehingga daun katu ini memang menyegarkan buat ibu menyusui maupun orang-orang biasa.

Dibawah ini tentang daun katu, dikutip dari iptek. net. id:

Katu

(Sauropus androgynus (L,) Merr.)

Sinonim :
Sauropus albicus BL. Sauropus sumatranus Miq Sauropus indicus Wight.

Familia :
Euphorbiaceae.

Uraian :
Tanaman perdu, tinggi 2-5 meter. Batang berkayu, bulat, bekas daun tampak jelas, tegak, daun muda berwarna hijau dan setelah tua berwarna cokelat kehijauan. Daun majemuk, bulat telur, ujung runcing, pangkal tumpul, tepi rata, panjang 1-6 cm, lebar 1-4 cm, pertulangan menyirip, warna hijau. Bunga majemuk bentuk payung di ketiak daun, mahkota bulat telur, warna ungu. Buah buni, bulat, beruang tiga, diameter Iebih kurang 1,5 mm, warna hijau keputih-putihan.

Nama Lokal :
NAMA SIMPLISIA: Sauropi Folium; Daun Katu. Sauropi Radix; Akar Katu.

Penyakit Yang Dapat Diobati :
Sifat Khas Manis, mendinginkan, dan membersihkan darah. Khasiat Antipiretik dan laktagog. PENELITIAN Tjandra Sridjaja Pradjonggo, Wahjo Dyatmiko, Troet Soemarno, dkk. Universitas Airlangga. Telah melakukan penelitian daun Katu terhadap gambaran histologi kelenjar susu mencit betina menyusui. Hasil penelitian tersebut adalah sebagai berikut. 1. Kelompok hewan yang diberi 0,5 ml infus 10% dan kelompok yang tidak diberi infus ada perbedaan yang bermakna. 2. Kelompok hewan yang diberi 0,5 ml infus 20% dan kelompok yang tidak diberi infus ada perbedaan yang bermakna. 3: Kelompok hewan yang diberi 0,5 ml infus 20% dan kelompok yang diberi infus 10% ada perbedaan yang bermakna. Djuniati Kustifah, 1991. Jurusan Biologi, FMIPA UNAIR. Telah melakukan penelitian pengaruh infus daun Katu terhadap produksi air susu mencit. Dari hasil penelitian tersebut ternyata infus daun secara per oral dapat meningkatkan kuantitas produksi air susu mencit. Agik Suprayogi, 1993. Fakultas Kedokteran Hewan IPB Telah melakukan penelitian pengaruh pemberian daun Katu terhadap peningkatan produksi susu kambing. Dari hasil penelitian tersebut, ternyata larutan ekstrak daun Katu 20% yang diberikan secara in vitro dapat meningkatkan produksi air susu > 20%. kamposisi susu tidak berubah, terjadi peningkatan aktifitas metabolisme glukosa sebesar > 50%.

BAGIAN YANG DIGUNAKAN
Daun dan akar.

KEGUNAAN
Daun:
1. Demam
2. Pelancar ASI
3. Suara parau.

Akar:
1. Demam
2. Kencing sedikit
3. Lepra (obat luar).

RAMUAN DAN TAKARAN
Demam dan Kencing Sedikit
Ramuan:
Akar Katu 4 gram
Air 110 ml

Cara pembuatan:
Dibuat infus.

Cara pemakaian:
Diminum 2 kali sehari, tiap kali minum 100 ml.

Lama pengobatan:
Diulang selama 4 hari.

Pelancar ASI
Daun Katu segar beberapa helai, dibuat sayuran. Selain daun Katu dapat digunakan daun Bayam, daun Lembayung, daun Sawi, Kacang Panjang, Kacang Koro, Jantung Pisang, buah Labu Air, buah Labu Merah, dan lain lain. Semua itu dijadikan sayuran dan dimakan secara bergantian. Makan harus teratur dan dipilih makanan yang bergizi.

Komposisi :
Senyawa steroid dan senyawa polifenol.

Leave Comment